Masa balita adalah masa-masa emas perkembangan syaraf-syaraf kecerdasan. Pernah baca di sebuah artikel, kalau anak kita di masa balita kurang mendapatkan stimulasi maka akan banyak syaraf-syaraf yang mati. Nah, bagi bunda-bunda yang memilki anak balita sebaiknya berikanlah stimulasi agar syaraf-syarafnya bisa berkembang pesat dan kecerdasannya terbentuk mendekati sempurna. Stimulasi yang diberikan dapat dilakukan dengan berbagai cara mulai dari mengajak bermain, membacakan buku atau menceritakan sebuah kisah. Metoda yang digunakan tersebut pastinya harus dikemas dengan suasana yang menyenangkan dan sesuai dengan tahap perkembangan bayi di usianya.
Perkembangan kemampuan bayi berdasarkan kategori usia
1. Usia 1-6 bulan bayi mampu meraih benda yang ada di depannya dan mampu mengamati sesuatu yang ada di sekitarnya. Mainan yang direkomendasikan sebaiknya benda yang berwarna warni, dapat berbunyi dan aman jika dimasukkan ke dalam mulut misalnya rattle yang dipasang di kaki atau tangan, rattle yang bisa dipegang, mainan yang bisa digantung seperti yang ada di Fisher Price Rocking Baby Bouncer atau bisa juga Buku Bantal – “Ciluk Ba!!”
2. Usia 6-12 bulan bayi mampu mengambil benda dengan tangan dan memasukkannya ke mulut, koordinasi tangan kanan dan kiri sudah meningkat pesat, koordinasi mata dan tangan juga meningkat dan sudah mampu merangkak bahkan berdiri, mulai memiliki daya ingat dan cepat mempelajari sesuatu. Mainan yang direkomendasikan adalah mainan yang mampu ditumpuk atau dipindahkan seperti Brilliant Basics Rock a Stack Fisher Price atau Brilliant Basics Baby’s First Blocks Fisher Price atau bisa juga alat bantu untuk mengenalkan binatang yang bisa kita gunakan untuk menceritakan kisah dongeng seperti Finger puppet animal (Boneka Jari Binatang). Mainan yang sudah dimiliki di usia sebelumnya tetap masih bisa digunakan
3. Usia 1-2 tahun mulai bisa berjalan sendiri, meniru sesuatu yang menarik baginya, mulai memperhatikan bagian tubuhnya, mulai mengerti perintah dan merespon komunikasi bahkan sudah memiliki beberapa kata yang mampu diucapkan dengan baik, mulai mengenali anggota tubuhnya. Mainan yang direkomendasikan adalah mainan yang bisa didorong, mengajarkan nama-nama anggota tubuh, sering dibacakan cerita misalnya dengan Buku Bantal – “Dari Alif Sampai Ya – Mengenal Huruf Hijaiyah” atau Buku Bantal – “Doaku Hari Ini”
4. 3-5 tahun sudah terbentuk pola kata, pola sikap menghadai sesuatu, sudah mampu membuat bentuk, mengenali warna dan membedakan bentuk benda, mampu belajar huruf dan angka dan mengingatnya, mampu berimajinasi, suka meniru tingkah laku orang dewasa, senang bermain dengan seusianya. Mainan yang direkomendasikan diantaranya Play Pad Indonesia-Inggris atau Electronic Backseat Driver (setir mobil mainan)
Namun, jika bunda tidak menyediakan budget khusus untuk berbelanja mainan untuk si kecil bisa disiasati dengan membuat mainan sendiri, insya allah tema ini akan saya tulis dalm posting berikutnya…
Selamat menjadi ibu yang kreatif…

Maraknya internet saat ini menjadi sebuah peluang yang besar khusunya di bidang jual beli, mulai dari online shop yang dimiliki perorangan maupun online mall yang di dalamnya tempat berkumpul penjual dan pembeli online. Keuntungan dari segi seller tidak perlu pusing dengan segala syarat-syarat untuk mendirikan usaha di dunia nyata, yang diperlukan hanyalah seperangkat komputer beserta jaringan internet dan kemampuan dalam hal internet marketing. Walaupun sekilas mudah tapi dalam prakteknya perlu ketekunan dan keseriusan sama seperti berjualan dalam dunia nyata. Keuntungan dari segi buyer adalah tidak perlu repot berjalan ke mall dengan turun naik kendaraan hanya tinggal klak klik klak klik di keyboard dan tinggal menunggu barang dikirim.
Zara hari ini menangis terus tanpa sebab, tapi menangisnya lain dari biasanya. Perlu diketahui tangisan balita itu adalah cara mereka berkomunikasi pada kita loh, jadi sebagai bunda yang baik seharusnya bisa mengerti apa maksud pesannya melalui tangisan. Tangisan Zara kali ini menunjukkan sepertinya dia sedang mengedan dan kesakitan. Dipangku nggak mau, ditelentangkan nggak mau, didudukkan nggak mau, sejenak agak panik karena bingung harus ngapain.
Semua orang di penjuru dunia ini pasti menginginkan ‘KEBAHAGIAAN’ dalam hidup yang sangat singkat ini. Masalahnya adalah setiap orang memiliki persepsi masing-masing dalam menilai arti kebahagiaan. Kebanyakan manusia menganggap bahwa kebahagiaan adalah dari segi materi atau uang yang banyak, keluarga yang nyaman, usaha yang maju, kuliah yang sukses dan sederet daftar kebahagiaan dalam versi kebanyakan orang yang jika dirangkum jadi satu kata yaitu ‘MATERI’.
Anak menangis adalah hal yang biasa, tapi menjadi tidak biasa jika seorang ibu menenangkannya dengan menakut-nakutinya atau bahkan dengan membentaknya. Sebenarnya anak menangis tidaklah seperti orang dewasa menangis, sangat mudah bagi kita untuk memahami penyebabnya karena anak kecil hanya baru mengenal lapar, tidak nyaman atau keinginannya tidak terpenuhi. Ketika penyebab dia menangis sudah kita ketahui maka akan dengan mudah juga kita menenangkannya.
Sebuah sketsa yang indah pasti diawali oleh sebuah titik atau kumpulan titik-titik hingga menjadi garis. Sebuah bisnis yang besar dan sukses pasti dimulai dari kecil kemudian sejalan dengan keuletan si-empunya jadilah besar. Namun, bukan berarti sebuh titik pasti jadi sesuatu tanpa sebuah rintangan. Mungkin, pembuat sketsa sampai harus berkali-kali merobek kertasnya karena buatannya dirasa kurang sempurna sampai jadi sebuah sketsa yang dikagumi orang. Atau seorang enterpreneur sukses mungkin dalam perjalanan bisnisnya mengalami kekurangan modal, kekurangan barang atau tidak ada yang tertarik pada barangnya sampai dia menjadi sukses karena diasbar menghadapi itu semua dan berusaha terus untuk bangkit.
Nama itu menjadi doa pertama ketika lahir, besar harapan orang tuanya agar dia menjadi anak yang sholehah sebagai putri ahli pengobatan yang dinantikan, amiin.. Hal pertama yang sangat amazing dengan Zara adalah ketika dia lahir dan mulai menyusu pertama kali, rasanya seperti mimpi karena hidupku sekarang sangat berarti untuk kehidupan Zara. Alhamdulillah tidak ada masalah dengan ASI-ku, bukannya kurang malah berlebih.. Hal ini menurut beberapa artikel yang dibaca dipengaruhi oleh kesiapan ibu menerima bayinya, keadaan ibu yang tidak tertekan dan nutrisi yang dikonsumsi saat kehamilan yaitu banyak sayuran dan buah.
Perumpamaan di atas sangat tepat jika menggambarkan kebiasaan-kebiasaan Zara Tabita Kinanti saat ini. Kata ibu, “Zara koq wajahnya makin mirip ama ibunya ya..” padahal ketika lahir Zara benar-benar mirip sama bapaknya bahkan kayaknya nggak ada yang mirip sama sekali dengan ibunya..